Wednesday, 30 November 2016

Jangan Biarkan Sejarah Kita di-Distorsi

Dizaman yang meng-global ini peradaban kita telah banyak berubah ketimbang beberapa tahun yang lalu. Hal-hal yang telah terjadi kini tersimpan dalam lembar-lembar sejarah bangsa ini. Perlwanan heroik melawan penjajah, semangat persatuan meruntuhkan tirani, kenangan bangsa yang pernah diperintah secara diktator selama puluhan tahun dan masih banyak lembar sejarah lainnya.
                Lembaran-lembaran sejarah itu harus kita pertahankan dan jadikan pelajaran bagi kita agar tidak mengulang kesalahan yang telah dilakukan oleh leluhur kita dan melakukan hal yang lebih baik. Maka kita harus menjaga erat-erat sejarah bangsa kita. Membuatnya menjadi suatu pelajaran sehingga kita mampu berbuat labih baik.
                Seiring makin majunya teknologi dan masifnya perkembangan zaman. Kita harus menjaga sejarah kita sebaik mungkin, jangan sampai lembaran sejarah kita diintervensi dan didistorsi oleh pihak lain demi kepentingan mereka. Karena walaupun kita pernah dijajah selama lebih dari 3 setengah abad tapi kita juga punya sejarah emas berdirinya bangsa.
                Tulisan ini bertujuan untuk membangkitkan nasionalisme kita khususnya kecintaan kita akan sejarah bangsa. Bangsa kita adalah bangsa yang besar dan patu dihargai sebagai bangsa besar. Dengan memeluk erat sejarah bangsa mengajarkannya kepada generasi kita dan turut menjaga lembar-lembar sejarah tersebut kita telah berpartisipasi menjaga bangsa ini dan akan mendapat balasan yang setimpal nantinya.
                Sebagai blogger, marilah kita gaungkan semangat cinta sejarah bangsa. Membuat sejarah kita bukan hal yang tabu. Membuat sejarah kita bukan hal yang aneh. Buat sejarah kita terkenal sehingga tidak mudah diinevensi dan didistorsi oleh pihak lain. Dengan mendokumentasikan lemba-lembar sejarah, mengisahkan kisah-kisah heroik para pahlwan kita telah berpartisipasi menjaga keutuhan sejarah bangsa.
                Maka relevan apa yang pernah diucapkan bapak proklamator kita yakni bapak Ir Soekarno dalam pidatonya di Bangka Belitung yang dengan berapi-api beliau menekankan semangat menjaga keutuhan sejarah melalui selogan JAS MERAH “jangan sekali-kali melupakan sejara” oleh karena itu mari kita turut bersumbangsih bagi bangsa denga ikut memajukan bangsa melalui cara kita masing-masing.
                Berangkat dari hal kecil kita bisa membuat perubahan dan mencipta sejarah. Maka mari bersama-sama kita menjaga kutuhan sejarah sekaligus menjaga keutuhan bangsa kita. Karena bangsa kita terdiri dari beragam suku, ras, agama dan golongan. Mari bersatu menjadikan bangsa kita bangsa yang besar, yang jaya dan terpandang di dunia ini. Dengan mengokohkan catatan sejara dengan turut aktif memetakan perjalanan sejarah bangsa melalui tulisan-tulisan kita diblog dan website masing-masing kita juga telah ikut aktif menjaga sejarah bangsa.
                Sekali lagi, jangan biarkan sejarah kita didistorsi karena jika itu sampai terjadi para generasi kta tidak akan tahu perjuangan para leluhurnya dalam membebaskan bangsa ini dari tirani panjang negeri penjajah. dan dengan menjaga sejarah, kita juga telah memberi pelajaran tak langsung kepada generasi kita betapa gighnya para leluhur berjuang membebaskan bangsa kita dari kebodohan, tirani dan penjajahan.
#JASMERAH
Salam hangat

                

Artikel Terkait

4 komentar

bisa dibuat ide untuk menyatukan para generasi muda?

bisa bisa, mari kita bersama-sama memulainya dari diri sendiri.... semangat ...........

Artikel yang bagus gan, jaman sekarang emang sudah banyak orang yang melupakan sejarah :(

siap gan, mari bersama lestarikan sejarah. saya iri dengan bangsa lain yang sudah punya server sejarah online. jadi bisa diakses secara daring


EmoticonEmoticon

Ads Inside Post