Thursday, 27 October 2016

Merevisi lagu Indonesia raya

Tags



www.Youtube.com
            Ya,, lagu Indonesia Raya, lagu kebangsaan kita, benar tak salah sedikitpun. Sebenarnya ide ini secara tidak langsung muncul saat saya sedang berselancar di Internet, dan menemukan sebuah fakta menarik tentang lagu Indonesia Raya, ternyata WR Supratman menciptakan lagu Indonesia Raya dengan 3 stanza (Kumpulan larik yang membentuk lirik, atau mudahnya aransemen), karena tak langsung percaya, maka saya pun bertanya kepada guru mapel sejarah di sekolah saya, dan ternyata ia membenarkan, nah oleh dari itu, maka simak penjabaran  saya tentang ide ini.
            Kenapa kita harus mengubah lagu kebangsaan kita, karena selama ini kita masih menggunakan lagu Indonesia Raya pada stanza pertama yang saya pikir sudah tidak lagi relevan di era sekarang ini. Contohnya adalah lirik “Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku” nah saya rasa hal itu sudah tidak cocok karena menggunakan kata kata darah yang identik dengan peperangan, dan sekarang situasinya sudah berbeda, kita sudah merdeka. Maka setidaknya kita menggunakan lagu dengan stanza kedua.
Mari bandingkan lirik stanza pertama dan kedua berikut:
Indonesia Raya Stanza 1
(versi resmi Pemerintah, ditetapkan dengan PP44/1958)
Indonesia Tanah Airku Tanah Tumpah Darahku
Disanalah Aku Berdiri Jadi Pandu Ibuku
Indonesia Kebangsaanku Bangsa Dan Tanah Airku
Marilah Kita Berseru Indonesia Bersatu
Hiduplah Tanahku Hiduplah Negeriku
Bangsaku Rakyatku Semuanya
Bangunlah Jiwanya Bangunlah Badannya
Untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya Merdeka Merdeka
Tanahku Negeriku yang Kucinta
Indonesia Raya Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
Indonesia Raya Stanza 2
(tercakup PP 44/1958)
Indonesia Tanah Yang Mulia Tanah Kita Yang Kaya
Disanalah Aku Berdiri Untuk Slama-lamanya
Indonesia Tanah Pusaka Pusaka kita Semuanya
Marilah kita Mendoa Indonesia Bahagia
Suburlah Tanahnya Suburlah Jiwanya
Bangsanya Rakyatnya Semuanya
Sadarlah Hatinya Sadarlah Budinya
Untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya Merdeka Merdeka
Tanahku Negeriku Ynag Kucinta
Indonesia Raya Merdeka Merdeka Hiduplah Indonesia Raya
Sungguh terlihat bahwa semangat yang bergelora dari lirik Indonesia Raya stanza kedua ini begitu cocok untuk zaman ini. Karena lagu nasional berperan banyak bagi moral bangsa, dinyanyikan setiap ada tamu kehormatan, setiap tim nasional bertanding dan banyak momen lainnya.
            Maka hemat penulis, merevisi lagu nasional merupakan ide yang patut dipertimbangkan guna memperbaiki moral dan menggelorakan semangat pemuda bangsa. Coba kita lihat bangsa Singapura dengan lagu “Majulah Singapura” dan Malaysia dengan lagu” Negaraku”
            Sekian postingan kali ni, semoga bermanfaat dan banyak hikmahnya dan semoga suatu saat Negara kita bias menyanyikan lagu Indoneia Raya pada stanza ke-3 yang mencerminkan betapa majunya bangsa ini. Sekian Wassalam
Indonesia Raya Stanza 3
(tidak tercakup PP44/1958)
Indonesia Tanah Yang Suci Tanah Kita Yang Sakti
Disaanalah Aku Berdiri Menjaga Ibu Sejati
Indonesia Tanah Berseri Tanah Yang Aku Sayangi
Marilah Kita Berjanji Indonesia Abadi
Slamatkan Rakyatnya Slamatkan Puteranya
Pulaunya Lautnya Semuanya
Majulah Negerinya Majulah Pandunya Untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya Merdeka Merdeka
Tanahku Negeriku Yang kucinta
Indonesia Raya Merdeka Merdeka Hiduplah Indonesia Raya

Artikel Terkait

2 komentar

Secara lirik memang yg Stanza 2 lebih bagus, tapi kalo untuk membangkitkan Nasionalisme, yg Stanza 1 udah paling cocok

siap!!! mungkin setiap orang punya pandangan sendiri, hanya sedikit penjabaran dari saya sendiri yang mungkin juga masih banyak salahnya, terimakasih karena telah berkomentar dan berdiskusi mengenai hal ini, untuk diskusi lebih lanjut silakan hubungi melalui rahmankamal85@gmail.com . salam hangat


EmoticonEmoticon

Ads Inside Post