Tuesday, 24 February 2015

Surat untuk para politisi

Tags



Pertama-tama saya tidak punya niat apa-apa dalam penulisan tulisan ini, saya hanya ingin meng-aspirasikan suara, ide, serta pendapat saya tentang pemerintah dalam tulisan ini. Karena saya sadar semua manusia pasti melakukan kesalahan tak luput saya sendiri. Saya tidak tahu apakah tulisan ini akan sampai atau terbaca oleh bapak-bapak politisi yang terhormat.
            Saya hanya berharap agar tulisan ini bermanfaat dan dapat diambil manfaat serta hikmahnya oleh khalayak. Baiklah, saya akan memulai surat ini, awalnya saya merasa prihatin dengan pemberitaan tentang kondisi pemerintahan di negeri ini. Maka dari itu saya tergerak untuk menulis tulisan ini.
            Maaf beribu maaf jika nantinya dalam tulisan ini ada kata-kata yang tak berkenan dalam hati bapak-bapak politisi sekalian. Untuk mengawali inti dari surat ini( lebih tepatnya keluhan serta pendapat saya) saya sangat mengharapkan agar bapak-bapak sekalian adil dalam menjalankan tugas, dan tidak pandang bulu terhadap siapapun, baik kaya miskin, ganteng ataupun jelek.
            Kami khususnya saya berharap agar bapak-bapak sekalian menggunakan jabatan bapak-bapak sebaik dan semaksimal mungkin. Saya berharap bapak-bapak tidak hanya makan jabatan, atau hanya mementingkan diri sendiri dan menggunakan jabatan yang ada di tangan bapak-bapak hanya untuk mengadakan pesta pora penghilang penat dan kejenuhan semata.
            Saya harap bapak-bapak tidak hanya menggemukkan badan (karena banyak politisi yang gemuk!) tapi juga memikirkan kemaslahatan masyarakat, patutlah yang atas menolong orang bawah yang membutuhkan. Saya harap bapak-bapak masih peduli akan masa depan bangsa kita atau bapak-bapak sekalian sudah tidak punya hati nurani hingga tega menghancurkan masa depan pemuda dengan mengabaikan sistem pendidikan dan hanya mementingkan urusan pamor dan membuncitkan perut sebuncit myngkin? Bolehlah KPK sekarang yang amburadul, hanya butuh hitungan tahun hingga Indonesia porak-poranda seperti puluhan tahun lalu saat masih dijajah negara lain jika sistem pemerintahan kita tetap seperti ini khususnya perilaku para politisi sendiri.
            Dengan adanya tulisan ini saya hanya mengharapkan kesadaran bapak-bapak agar tidak hanya mementingkan diri sendiri, tapi lebih mementingkan kemaslahatan masyarakat kedepannya.
            Mungkin hanya sampai disini surat ini, saya tak ingin berpanjang-panjang biarlah bapak-bapak renungkan sendiri. Saya memohon maaf jika ada kata-kata yang tak berkenan karena saya hanya manusia yang tak luput dari salah, dan saya harap tulisan ini dapat tersampaikan dan dapat dipahami. Saya sebagai salah satu generasi muda bangsa ini berterima kasih kepada bapak-bapak yang telah berkenan membaca dengan seksama tulisan ini (jika tulisan ini tersampaikan ke layar gadget bapak-bapak politisi yang terhormat!) sekian dari saya maafkan jika ada kesalahan kata itu saja sekian dan terima kasih. Wallahu A’lam

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon

Ads Inside Post